Bos Judi Online Medan Apin Sudah Terbang ke Singapura Sebelum Jadi DPO

imigrasi bandara, bos judi online

Bos Judi Online Apin BK Asal Medan Sudah Melarikan Diri Ke Singapura Sebelum Menjadi DPO

bos judi online Apin bk

Beritasewu Viral Hari ini – Kasus Ferdy Sambo mendongkrak fakta lain yang selama ini menjadi penyakit masyarakat yaitu judi online, di tangkapnya Ferdy sambo membuat bos judi online di berbagai cabang melarikan diri. Salah satunya yaitu bos judi online asal Sumatera Utara Medan Apin BK.

Apin BK yang kini sudah menjadi DPO di laporkan tidak lagi berada di Indonesia dengan kata lain Apin BK dan keluarga sudah melarikan diri keluar Negeri seperit yang di ketahui tujuannya yaitu Singapura. Hal ini di konfirmasi oleh petugas imigrasi Kualanamu Medan yang mengatakan adanya penerbangan atau perlintasan dengan atas nama Jonni alian AP melalui Bandara Kualanamu Deli Serdang Medan menggunakan maskapai Batik Air.

Keberadaan Jonni atau Big Bos Judi Online asal Medan 711 saat ini masih dalam DPO dan di duga sudah melarikan diri ke singapura. Dari data keterangan himpuan Tvonenews.com melalui pihak imigrasi kelas I khusus TPI Medan, Kanwil Kemenkumham Provinsi Sumatera Utara. Apin BK berada di Singapura sejak selasa 9/8/2022 siang hari lalu.

Baca Juga : Daftar Nama nama Anggota Polisi yang Membanti Ferdy Sambo

Apin BK Melarikan Diri Beserta Keluarga Tiga Orang Anak dan Istri

Sejak di lakukannya penggrebekan di komplek elit cemara asri di ketahui Apin langsung bergegas pergi beserta keluarganya. Apin terbang ke Singapura melalui kode penerbangan ID 7147. Komplek Elit cemara asri di ketahui adalah salah satu markas yang di buat untuk operator judi online terbesar di Deli Serdang Medan Sumatera Utara.

Humas Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Kanwil Kemenkumham Provinsi Sumatera Utara, Adithia Barus, membenarkan hal tersebut “Keberangkatan pada tanggal 9 Agustus 2022 dengan pesawat Batik Air, kode penerbangan ID 7147 tujuan Singapura,” bebernya kepada tvonenews.com, Selasa (23/8/2022).

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan bahwa bos besar judi online tersebut Apin BK sudah di tetapkan menjadi tersangka sejak 19 Agustus lalu. “Kami sudah layangkan panggilan kedua pada pekan depan. Kalau tidak diindahkan akan menerbitkan Apin BK sebagai Daftar Pencarian Orang,” ujar Hadi.

Baca Juga : Judi Online dan Narkoba Menjadi Isu Penyebab Kematian Brigadir Yoshua

Banyak Pihak Besar yang Terlibat Dalam Aliran Dana Masuk Maupun Keluar Untuk Konsorsium 303

Sangat banyak pihak yang terlibat di dalam kasus Konsorsium 303 judi online Indonesia, dan itu tidak terkecuali orang-orang besar di Indonesia. Sebut saja salah satunya Kepala Prompam Ferdy Sambo dan Antek-antek polisi lainnya. Seperti yang di lihat dari bagan diatas daftar nama yang terlibat tidak terlepas dari Crazy Rich Surabaya Steven Sutiono atau Tom Liwafa dan juga Crazy Rich Medan Apin BK.

Hal ini membuat kasus judi online tidak mudah untuk di selesaikan karena banyaknya barang bukti yang di hilangkan atau keterlibatan anggota polisi di dalamnya. Kita berharap kasus ini cepat selesai dan semua pelaku di dalamnya bisa di tangkap dan di hukum sesuai UUD yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.